Setiap ada kematian, pasti ada duka. Saya berduka untuk sepupu pembantu kami yg dua hari lalu kehilangan bayi dalam kandungannya karena terlalu lelah melakukan perjalanan dengan bus ekonomi ke Jawa. Saya juga berduka ketika ketika 4 hari lalu, 2 orang warga kampung sebelah meninggal kena petir. Tapi sejujurnya, mengetahui Soeharto meninggal Minggu siang, tidak ada duka muncul di hati saya. Tidak juga ada syukur. Biasa saja.
Apa saya tak berperikemanusiaan? Entahlah.